Ringkasan: Jumlah lapangan padel di Indonesia melonjak dari 15 unit pada 2021 menjadi 947 unit pada 2025, dan diproyeksikan tembus 2.527 unit pada 2026 menurut riset Growell yang dihimpun GoodStats. Popularitasnya didorong oleh satu hal yang membedakannya dari olahraga raket lain: padel dirancang untuk dimainkan berpasangan dalam lapangan sempit berdinding kaca, sehingga interaksi sosial jadi bagian dari permainan itu sendiri, bukan sekadar efek samping.
Apa itu Padel dan Kenapa Disebut Olahraga Sosial?

Padel adalah olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash, dimainkan di lapangan tertutup berukuran 20×10 meter dengan dinding kaca sebagai bagian dari area main. Berbeda dari tenis, padel hampir selalu dimainkan ganda (2 lawan 2), sehingga setiap pertandingan otomatis melibatkan interaksi empat orang dalam ruang yang relatif kecil dan akrab.
Format ganda inilah yang membuat padel lebih mudah dijalankan sebagai aktivitas sosial dibanding tenis tunggal atau lari solo. Anda tidak perlu jadi atlet untuk menikmatinya — cukup punya tiga teman dan satu jam waktu luang.
Kenapa Padel Makin Digemari di Indonesia pada 2026?

Tren padel di Indonesia sebenarnya baru benar-benar bergerak dalam satu-dua tahun terakhir. Ketua Umum Persatuan Padel Seluruh Indonesia (PPSI) Ari Latenri menjelaskan bahwa padel awalnya terkonsentrasi di Bali dan lebih dikenal di kalangan ekspatriat, sebelum akhirnya menyebar ke Jakarta dan kota-kota satelit seperti Tangerang, Bekasi, dan Bogor dalam periode 2024-2025.
Momentum ini diperkuat oleh legitimasi kelembagaan. Pada 3 Juli 2024, Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) resmi menjadi anggota ke-74 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat), menandai padel sebagai cabang olahraga resmi di ekosistem keolahragaan nasional. Status ini membuka jalur pembinaan atlet yang lebih terstruktur, sekaligus memperkuat citra padel sebagai olahraga serius — bukan sekadar tren gaya hidup musiman, sejalan dengan pergeseran tren sports lifestyle di kalangan generasi muda secara lebih luas.
Dari sisi bisnis, pelaku industri kebugaran ikut merespons cepat. KYZN, misalnya, meluncurkan tiga lapangan padel perdana di cabang BSD Tangerang Selatan pada Juni 2025, lalu menambah lima lapangan lagi di Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar tiga bulan berselang. Menurut Head of Marketing and Sales KYZN Mayarosa, padel kini merajai kategori pemesanan lapangan di fasilitas mereka, dan banyak pemainnya berasal dari kalangan penggemar tenis yang beralih mencoba padel.
Data Pertumbuhan Padel Indonesia: Angka yang Perlu Diketahui

Berikut rangkuman data pertumbuhan infrastruktur padel di Indonesia dari beberapa sumber yang saling menguatkan.
| Tahun | Jumlah Lapangan | Sumber |
|---|---|---|
| 2021 | 15 lapangan (terpusat di Bali) | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
| 2024 | 240 lapangan | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
| 2025 | 947 lapangan | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
| 2026 (proyeksi) | 2.527 lapangan | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
| 2027 (proyeksi) | 4.693 lapangan | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
| 2028 (proyeksi) | 5.573 lapangan | Riset Growell, dihimpun GoodStats |
Jika proyeksi ini terealisasi, kenaikan dari 2024 ke 2026 setara lebih dari 950% dalam dua tahun. GoodStats bahkan mengestimasi laju pertambahan sekitar 3,8 lapangan baru per hari di seluruh Indonesia pada 2026. Jumlah klub padel diproyeksikan ikut melonjak ke 722 klub pada 2026, naik sekitar 299% dari tahun sebelumnya.
Secara global, dua lembaga riset memberi proyeksi yang sedikit berbeda untuk akhir 2026: Strategy& bersama Playtomic memperkirakan sekitar 70.000 lapangan padel di seluruh dunia (pertumbuhan tahunan ~17%), sementara Monitor Deloitte bersama Playtomic memproyeksikan angka lebih tinggi, sekitar 85.000 lapangan. Perbedaan ini kemungkinan berasal dari metodologi dan cakupan negara yang berbeda — namun keduanya sepakat bahwa padel adalah olahraga raket dengan pertumbuhan tercepat di dunia saat ini.
Secara peringkat internasional, data Federation Internationale de Padel (FIP) per Mei 2024 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah lapangan aktif terdaftar tertinggi di Asia Tenggara, peringkat ke-6 di Asia, dan ke-29 dari 81 negara di dunia.
Sebaran Lapangan Padel di Jakarta dan Kota Besar

Jakarta menjadi provinsi dengan lapangan padel terbanyak di Indonesia. Berdasarkan pendataan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta per 23 Februari 2026, total ada 397 lapangan padel yang tersebar di ibu kota.
| Wilayah | Jumlah Lapangan |
|---|---|
| Jakarta Selatan | 206 |
| Jakarta Barat | 90 |
| Jakarta Utara | 37 |
| Jakarta Timur | 37 |
| Jakarta Pusat | 26 |
| Kepulauan Seribu | 1 |
Konsentrasi lapangan di Jakarta Selatan sejalan dengan tumbuhnya klaster lapangan padel di Jakarta yang jadi favorit anak muda sejak akhir 2025. Ari Latenri dari PPSI mencatat bahwa hampir semua wilayah di Jakarta kini punya lapangan sendiri, dan ketersediaan itu mulai merambah kawasan satelit seperti Tangerang, Bekasi, dan Bogor — membuat okupansi lapangan yang sebelumnya sangat padat kini lebih terdistribusi.
Cara Memulai Bermain Padel sebagai Olahraga Sosial

Bagi pemula yang tertarik mencoba, berikut langkah praktis memulai padel:
- Cari tiga partner main: Karena format standar padel adalah ganda, ajak tiga teman sekaligus — ini juga yang membuat padel lebih cocok sebagai aktivitas komunitas dibanding olahraga individu.
- Booking lapangan via aplikasi: Sebagian besar klub padel di Jakarta dan kota besar menerima reservasi online per jam, mirip sistem sewa lapangan futsal.
- Sewa raket dan bola di tempat: Hampir semua venue padel menyediakan raket sewaan untuk pemula, sehingga tidak perlu investasi alat di awal.
- Ikuti sesi coaching dasar 1-2 kali: Teknik dasar seperti pukulan dari dinding cukup berbeda dari tenis, jadi satu-dua sesi latihan mempercepat adaptasi.
- Gabung komunitas lokal: Bergabung dengan komunitas olahraga lokal mempermudah menemukan partner rutin dan turnamen amatir terdekat.
Padel vs Olahraga Raket Lain: Kenapa Lebih Sosial?

Dibanding tren permainan raket lain seperti tenis, padel punya kurva belajar yang lebih landai karena lapangan lebih kecil dan dinding kaca memungkinkan bola tetap dalam permainan lebih lama — mengurangi frekuensi pukulan gagal yang bisa membuat pemula frustrasi.
Fenomena serupa juga terjadi pada pickleball yang tumbuh sebagai tren lifestyle, sesama olahraga raket yang mengandalkan aksesibilitas dan aspek sosial sebagai daya tarik utama. Bedanya, padel unggul dari sisi pengalaman visual — dinding kaca dan pencahayaan modern membuat lapangan padel jadi lokasi yang menarik untuk konten media sosial, sehingga promosi organik mengalir dari pemainnya sendiri.
Beberapa fasilitas bahkan mulai menggabungkan padel dengan aktivitas kebugaran lain, seperti terlihat pada tren olahraga hybrid pilates dan padel yang menyasar segmen yang sama: masyarakat urban yang ingin olahraga sekaligus bersosialisasi dalam satu sesi.
Berapa Biaya Bermain Padel di Indonesia?

Biaya bermain padel bervariasi tergantung lokasi, jam, dan fasilitas venue. Secara umum, harga sewa lapangan per jam di kota besar cenderung lebih mahal dibanding olahraga raket konvensional, karena biaya konstruksi lapangan berdinding kaca standar FIP (20×10 meter) jauh lebih tinggi dibanding lapangan tenis atau bulu tangkis biasa.
Rincian estimasi biaya sewa lapangan, raket, hingga member klub bisa dilihat lebih lengkap di panduan biaya bermain padel yang membahas struktur harga di berbagai segmen venue.
Risiko Bubble Bisnis Padel: Pelajaran dari Swedia

Di balik pertumbuhan pesat, ada sinyal peringatan yang perlu dicermati pelaku bisnis maupun calon investor. Memasuki 2026, tingkat ketersediaan lapangan padel di Indonesia baru mencapai 0,9 hingga 9 lapangan per satu juta penduduk — celah antara minat publik dan jumlah lapangan masih sangat lebar, yang di satu sisi menjelaskan harga sewa yang masih tinggi.
Namun ekspansi lapangan yang masif tanpa dibarengi pertumbuhan komunitas pemain organik pernah berujung buruk di negara lain. Di Swedia, lebih dari 100 fasilitas padel terpaksa tutup antara 2022 hingga 2024, bukan karena masyarakat berhenti bermain, melainkan karena jumlah lapangan yang dibangun tidak seimbang dengan jumlah pemain aktif. Analis memperingatkan wilayah padat seperti Jabodetabek berisiko menghadapi skenario serupa, dengan potensi penurunan harga sewa 20-30% jika kejenuhan pasar terjadi sebelum basis komunitas pemain benar-benar matang.
Prestasi dan Ekosistem Kompetisi Padel Indonesia 2026

Di luar sisi bisnis, ekosistem kompetisi padel Indonesia juga berkembang cepat. Pada Juli 2026, PBPI di bawah Ketua Umum Galih Dimuntur Kartasasmita resmi mengumumkan 20 atlet Tim Nasional Padel Indonesia (10 putra, 10 putri) yang dipersiapkan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan World Cup Padel 2026, lengkap dengan program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Indonesia juga untuk pertama kalinya dipercaya menggelar turnamen berstandar internasional FIP Silver, melalui ajang FIP Silver & FIP Promises Bali yang berlangsung 10-16 Agustus 2026 di Island Sports, Bali — gelar juara sektor putra dan putri pada edisi tersebut diraih pasangan asal Spanyol. Di level akar rumput, Sirkuit Nasional Padel 2026 turut digelar di berbagai kota, termasuk Medan pada 24-27 September 2026, sebagai bagian dari upaya PBPI memperluas basis pemain kompetitif di luar Jakarta dan Bali.
FAQ — Padel Tennis sebagai Olahraga Sosial
Apa itu padel tennis?
Padel adalah olahraga raket ganda yang dimainkan di lapangan kecil berdinding kaca berukuran 20×10 meter, menggabungkan elemen tenis dan squash, dan populer sebagai aktivitas sosial karena format bermainnya yang selalu berpasangan.
Bagaimana cara memulai bermain padel untuk pemula?
Cari tiga partner untuk bermain ganda, booking lapangan lewat aplikasi venue terdekat, sewa raket di tempat, ikuti sesi coaching dasar 1-2 kali, lalu gabung komunitas lokal untuk mendapat partner main rutin.
Berapa biaya bermain padel di Indonesia?
Biaya bervariasi tergantung kota dan venue, umumnya lebih tinggi dari olahraga raket konvensional karena struktur lapangan berdinding kaca yang lebih mahal dibangun; rincian lengkap tersedia di panduan biaya khusus padel.