16 Atlet Panjat Tebing Asal Indonesia Akan Bertanding di China

Panjat Tebing

golfbz – 16 Atlet Panjat Tebing Asal Indonesia Akan Bertanding di Meishan, China pada tanggal 8 hingga 12 April 2026 pada ajang World Climbing Asia Championship. Daftar atlet yang akan bertanding tersebut di umumkan langsung oleh Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, manajer tim Pristiawan Buntoro, dan pelatih speed panjat tebing Galar Pandu Asmoro di kawasan Bekasi, pada Jumat (3/4/2026)

Apa itu World Climbing Asia Championship?

World Climbing Asia Championship adalah kejuaraan tahunan Asia untuk kompetisi panjat tebing yang diselenggarakan oleh World Climbing. Hingga tahun 2006, kejuaraan ini disebut Kejuaraan Asia UIAA (Union internationale des associations d’alpinisme). Dari tahun 2007 hingga 2025, kejuaraan ini disebut Kejuaraan Asia IFSC, ketika Federasi Panjat Tebing Olahraga Internasional berganti nama menjadi Panjat Tebing Dunia. Pada tahun 2001, Kejuaraan Bouldering pertama diadakan secara terpisah (dari kompetisi lead dan speed) pada tanggal 19 hingga 20 Desember 2001 di Yung Ho, Taiwan.[1] Pada tahun 2018, di Kejuaraan Asia di Kurayoshi, Jepang, format hibrid diperkenalkan.

Berikut daftar dari pergelaraan WCAC:

EdisiTahunLokasiTanggalKategoriNotes
11992 Seoul12–13 December 1992L[2]
21993 Changchun11–12 December 1993L[3]
31994 MatsumotoL + S
41995 SingaporeL + S
71998 Taoyuan19–20 December 1998L + S
92000 Kuala Lumpur25–26 November 2000L + S[4][5]
102001 Jakarta27–28 October 2001L + S
 Yung Ho19–20 December 2001B
112002 Toyama12–13 October 2002L + S[6]
122003 Beijing23–24 August 2003L + S[7]
132004 Jeolla Nam Do30–31 October 2004L + S[8]
142005 Kerman20–22 September 2005L + S[9]
152006 Kaohsiung26–29 October 2006L + B + S[10]
162007 Guangzhou8–11 November 2007L + B + S[11]
172008 Guangzhou21–25 May 2008L + B + S[12]
182009 Chuncheon28–30 August 2009L + B + S[13]
192010 Changzhi16–19 September 2010L + B + S[14]
202011 Huangshi9–1 December 2011L + B + S
202012 Leye25–28 April 2012L + B + S[15]
212013 Tehran22–24 May 2013L + B + S[16]
222014 Lombok1–3 October 2014L + B + S[17]
232015 Ningbo20–22 November 2015L + B + S + SR[18]
242016 Duyun3–6 August 2016L + B + S + SR[19]
252017 Tehran18–21 September 2017L + B + S + SR[20]
262018 Kurayoshi7–11 November 2018L + B + S + C[21]
272019 Bogor6–10 November 2019L + B + S + C + SR[22][23]
282022 Seoul10–16 October 2022L + B + S + C[24]
292024 Tai’an10–14 October 2024L + B + S
302026 Meishan8–12 April 2026L + B + S[25]

Kenapa Atlet Indonesia Harus Berkompetisi diajang Tersebut?

World Climbing Asia Championship menjadi hal wajib yang harus di ikuti oleh para atlet panjat tebing dikarenakan turnamen ini merupakan turnamen kualifikasi terakhir untuk memperebutkan tiket ke Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Detail Kejuaraan Meishan 2026

  • Lokasi: Meishan International Climbing Center, Provinsi Sichuan, China.
  • Waktu: 7–12 April 2026 (Kompetisi utama dimulai pada 8 atau 9 April).
  • Disiplin: Speed, Lead, dan Boulder.
  • Target Utama: Memperebutkan kuota untuk Asian Games 2026. Untuk lolos, atlet harus mencapai target peringkat berikut:
    • Speed: Minimal finis di 8 besar.
    • Lead & Boulder: Minimal finis di 6 besar.
panjat tebing

Daftar Atlet Tim Indonesia yang Akan Bertanding

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan total 16 atlet ke Meishan, yang terdiri dari spesialis speed dan kategori gabungan lead/boulder. Ketua Delegasi sekaligus Manajer Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, mengatakan rombongan berangkat pada Minggu malam pukul 22.50 WIB dan dijadwalkan tiba pada Senin pukul 05.50 waktu setempat. “Seluruh tim sudah berada di dalam pesawat. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Wahyu, seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, dari total rombongan tersebut terdapat 16 atlet yang terdiri atas sembilan atlet nomor speed serta tujuh atlet untuk disiplin lead dan boulder. Setibanya di Meishan, seluruh delegasi dijadwalkan langsung menuju hotel untuk beristirahat dan melakukan pemulihan setelah perjalanan panjang.

Galar Pandu Asmoro, Pelatih tim speed Indonesia, menyebutkan fokus awal tim adalah pemulihan kondisi fisik para atlet sekaligus adaptasi terhadap kondisi cuaca setempat. “Sambil kami beradaptasi dengan cuaca atau kondisi disini, jadi mohon dukungannya,” ujar dia.

Susunan atlet panjat tebing ke China

Kategori Speed:

  • Putra: Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria.
  • Putri: Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Kategori Lead dan Boulder:

  • Putra: Musauwir, Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, Raviandi Ramadhan (juga tampil di boulder).
  • Putri: Nur Diatul Jannah, Alma Ariella Tsany.